Khataman di Rumah Bang Komar

Alhamdulillahirabbil’alamin . . .

Khataman Halaqaturrasul_Naswa dan YALLC (Youth Al- Qur’an Lovers Community) periode kedua telah dilaksanakan. Khataman kedua ini bertempat di kediaman Bang Komarudin, orang yang sangat dekat dengan kami.

Selepas shalat Jum’at hamba kami merasa sangat risau, langit mendung tebal dan gerimis pun turun, semakin lama semakin deras. Kami mengadu kepada Allah akan tipisnya iman dan semangat kami dalam ibadah. Bagaimana khataman ini bisa semarak jika hujan terus turun?

Pukul 14.30 Allah yang memiliki semua kehendak dan keadaan, maka kami hanya berusaha sms semua sahabat agar bersiap, biar mendung biar hujan, tetap akan berangkat. Kita tidak ingin mengecewakan saudara (tuan rumah sekeluarga) yang sudah menunggu dan menyiapkan banyak hal.

Alhamdulillah, segala pujia bagi Allah. Meskipun kehendaknya selalu baik, Allah memberikan kami langit yang cerah, Allah melepas beban dalam hati jama’ah HR_Naswa dan YALLC hingga semuanya bisa berkumpul dan khataman berlangsung meriah, jama’ah yang datang lebih banyak dari khataman pertama.

Sebagian Peserta Khataman Berpose di Depan Rumah Bang Komar

Khataman dibuka dengan membaca surat-surat akhir dalam Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ratibul Haddad dan Asmaul Husna. Pembacaan yang maraton sama sekali tidak mengurangi semagat dzikir jama’ah.

Jama'ah membaca Al-Qur'an, Ratibul Haddad dan Asma'ul Husna dengan Semangat

Setelah sedikit mau’idhah Hasanah yang mengisahkan tentang seseorang yang mencintai Surat Al-Ikhlas, acara ditutup dengan Do’a Khatmil Qur’an oleh Kang Asep, diamini seluruh jama’ah dengan khusyu’ Allaahummarhamnaa Irhamnaa bil Qur’aan.

Kang Asep Memimpin Do'a Khatmil Qur'an
Jama'ah Mengamini Do'a Khatmil Qur'an

Do’a pun selesai, para jama’ah bersama-sama menikmati sayur asem panas dan sambal yang ekstra pedas yang dibuat spesial oleh ibunda Bang Komar. Jama’ah Putera maupun puteri, bahkan jama’ah muslimat menyendok nasi dengan semangat (tidak pake malu malu . . . .) dan makan dengan lahap dalam suasana gembira.

Tiga orang Jama'ah yang makannya nambah, bukan rakus, memang sudah porsinya.
Muslimat yang Mendampingi pun Makan dengan Lahap, Sambalnya Mantap
Suasana Santai dan Ceria Setelah Makan

Selepas makan bersama, tuan rumah sesaat tertegun melihat para santri dengan sigap langsung memberesi majelis khataman, tikar, lantai, bahkan piring-piring langsung dibenahi. Laskar Naswa bagian cuci piring dengan riang melakukan tugasnya di belakang rumah Bang Komar. Ibunda Bang Komar merasa takjub sekaligus gembira melihat kebersamaan kami. Kami sampaikan, inilah Naswa, berusaha tidak banyak merepotkan orang lain. Dengan senang hati Ibunda Bang Komar membawakan kami Tape, Nasi, Sayur, pisang dan banyak makanan lain makan malam di markas.

Mencuci Piring Sendiri Setelah Acara
Sambil Bekerja Tetap Gembira

Pukul 17.00 kami berpamitan kepada Bang Komar dan keluarga, dengan harapan semoga Allah memberkahi pertemuan kami. Mengangkat musibah dan kesulitan yang akan datang pada kami, membuka pintu-pintu rizki kami, menetapkan kami dapat berkumpul lagi dalam majelis yang sama. Majelis Rasulullah Saw . . .

Khadim Majelis Rasulullah Saw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s